JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

The Absurd Mind of Mine

JakOnline– Persija.. Whats on your mind when you hear that name? I bet that most people definitely think is one of the Indonesian football club whose supporters love to do a scene, violent, even criminal. I was thinking the same.. Before I finally came to the 84th birthday celebration event persija that called TROFEO PERSIJA 2012.

Aku tidak bisa berkata banyak tentang acara kemarin, yang bisa aku ceritakan adalah ketika aku terhenyak melihat begitu banyak anak-anak muda berkostum oranye, yang menjadi warna kebanggaan Persija. Macan Kemayoran, itulah sebutan bagi tim sepakbola kebanggaan Jakarta.
I was born in Jakarta, I live in Jakarta, but I dont even know about this football club. Mungkin memang benar adanya “tak kenal maka tak sayang”, and I thought that I’m kinda starting to love this club. Banyak masalah yang dihadapi oleh klub-klub sepakbola yang ada di Indonesia, dan semuanya karena keserakahan para pemimpin yang menunjukkan betapa arogannya mereka. Okay, let’s skip about this topic, this just wasting my time. hahaha.

Sepanjang perjalanan menuju stadion GBK, sekujur tubuh aku merinding melihat banyaknya Jak Mania di jalan yang aku yakin punya satu tujuan yang sama denganku saat itu. Lalu ketika aku tiba di parkiran, yang ada di pikiranku adalah “This is unbelievable! What the hell am I doing here?” Ya iyalah, secara selama ini aku selalu berpikiran negatif bahkan sama sekali tidak suka dengan para pendukung tim oranye ini kalau sedang ada pertandingan. Hahaha.

Dan ternyata keterkejutan aku tidak hanya berhenti sampai di situ, ketika aku masuk ke dalam stadion lah dimana puncak aku benar2 berpikir seperti warga jakarta yang kampungan (padahal aku selalu berpikir mereka lah yang kampungan :p), melihat hampir satu stadion seperti lautan manusia berkostum oranye.And the last thing that made me speechless is.. Di balik kegembiraan mereka untuk ulang tahun persija, mereka tidak lupa untuk tetap mengingat duka yang dialami oleh Palestina, dan itu terlihat dari bendera-bendera Palestina yang berkibar di stadion. Salute!

Biasanya aku datang ke stadion, hanya untuk melihat timnas bertanding, tapi entah kenapa untuk kali ini atmosfirnya benar-benar terasa berbeda. And that made me more surprised is apparently persija supporters not only from Jakarta, but also many from the outside of Jakarta that behind stand up coming to this event. That was epicly awesome!

Aku menulis ini bukan karena pacarku adalah pendukung persija, tapi semua karena berdasarkan apa yang aku alami, apa yang aku lihat, dan apa yang aku rasakan yang pada akhirnya membuat aku sadar bahwa, siapa lagi yang bisa menghargai tim sepakbola negeri sendiri kalau bukan kita sebagai warga negara Indonesia. Kesampingkanlah pikiran kita tentang ricuhnya sepakbola kita, tapi lihatlah usaha dan kerja keras mereka untuk tetap meraih prestasi di balik tekanan yang sedang mereka rasakan.

“You will never understand if you’re not one of us..” mungkin itu yang pantas untuk dikatakan oleh para supporter persija yang selalu dianggap remeh oleh masyarakat (termasuk aku), and now.. I give my standing ovation and my big respect for all persija supporters. Thank you for that memorable day that you guys showed to me.

Persija.. Tetaplah menjadi macan kemayoran yang dibanggakan oleh pendukungmu dan tetaplah menjadi kebanggaan bagi Jakarta. Happy 84th Birthday, Persija. You are the Champion! 🙂 (Nana/JO)

with so much love..



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru