JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Semangat Vino Cambuk Bagi Pengelola Stadion Di Indonesia

JakOnline – Jam menunjukkan pukul 16.00 WIB, Minggu 30/6 saat itu tribun Stadion Kanjuruhan sudah mulai ramai meski pertandingan dengan salah satu atmosfir terbaik di Indonesia antara tuan rumah Arema Indonesia melawan Persija Jakarta masih kurang tiga jam lagi. Warna cat tribun dengan dominasi biru yang mulai memudar berubah perlahan menjadi birunya Aremania.Sementara itu di tribun 13 di dominasi oleh warna orange Jakmania yang sudah melakukan “pemanasan” dengan genderang dan nyanyian khas-nya.

Siapapun yang saat itu hadir di Stadion berkapasitas 35.000 penonton tersebut pasti sudah tak sabar untuk menikmati atmosfir pertandingan. Dari sisi selatan tepat di bawah deretan tribun VIP-VVIP terlihat salah satu orang berpakaian orange mendorong kursi roda diiringi oleh dua orang Aremania. Diatas kursi roda tersebut duduk seseorang laki-laki dengan atribut Persija lengkap dengan syal yang mengalung di lehernya.

Hingga akhirnya kursi roda tersebut Sampai di didepan pagar pintu masuk yang membatasi sentelban dengan tribun yang selalu dijaga oleh petugas berbadan tegap dan kekar. “Ayo angkat, hati-hati,”ungkap salah seorang diantara dua Aremania yang mengiringi laki diatas kursi roda tersebut. Jelas mereka agak kesulitan, sebab untuk naik ke atas tribun cukup tinggi. Hal tersebut menarik pandangan siapa saja yang saat itu berada di tribun VVIP

Akhirnya dengan bantuan rekannya dan beberapa orang , Jakmania tersebut bisa duduk di kursi yang sudah disediakan di tribun VVIP Stadion yang menelan biaya kurang lebih 35 Miliar ini. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama karena tampaknya tidak nyaman dengan kursi yang disediakan, kemudian lebih memilih kembali duduk diatas kursi roda yang sudah ditaruh diatas.

Laki-laki diatas kursi roda tersebut bernama Alexander Wiviano, Jakmania yang berdomisili di Jember yang datang langsung hanya untuk menyaksikan tim yang dia sebut adalah segala-galanya. “Bagi saya Persija itu semangat, meski saya menyandang disabilitas, Persija adalah segala-galanya bagi saya,”ujarnya pada saya.
Semua Berhak Menikmati Atmosfir Sepakbola

Banyak orang mengatakan bahwa menikmati pertandingan terbaik adalah dengan datang langsung ke stadion. Merasakan gemuruhnya tribun, belaian semilir angin, hingga bermacam-macam dinamikanya. Sebab menariknya sepakbola tidak hanya dirasakan diatas rumput saja.

Vino, demikian sapaan akrab Alexander Wiviano. Keberadaannya yang menegaskan sebagai salah satu bagian paling krusial dari sepakbola yakni suporter, bukanlah satu-satunya potret yang memiliki keterbatasan fisik yang ingin mencoba mengungkapkan kecintaannya pada klub sepakbola dengan datang langsung ke Stadion.

Bahkan banyak penyandang disabilitas yang harus memendam keinginannya untuk datang ke stadion karena takut tidak ada akses atau fasilitas yang memudahkan mereka untuk bisa duduk dengan nyaman menyaksikan tim kesayangannya berlaga. Sedangkan tidak semua stadion di Indonesia membangun titik-titik akses bagi disabilitas.(@ovansetia/JO)

vino1



You must be logged in to post a comment Login

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru