JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Emosi jadi Bahan Evaluasi

Persija U21 2014

CIPUTAT,JO – Persija U-21 mendapat pil pahit kala berujicoba dengan Persitangsel Tangerang Selatan, Sabtu kemarin (19/8) di Stadion Mini, Ciputat. Young Tigers yang memanfatkan pertandingan ujicoba sebagai ajang persiapan jelang bergulirnya babak 12 besar Indonesia Super League U-21 2014 secara mengejutkan justru harus menyerah 3-1.

Bermain di kandang lawan yang dipenuhi puluhan The Jakmania, mental Gilbert Richard cs menanjak. Di babak pertama, serangan demi serangan disusun rapi para penggawa Persija U-21 untuk menembus barisan pertahanan Persitangsel. Namun buruknya penyelesaian akhir masih belum membuat si kulit bundar berada di dalam gawang lawan.

Sementara itu, Persitangsel yang tidak diperkuat striker andalannya, Gendut Doni bermain cukup terbuka. Umpan-umpan silang yang diperagakan anak asuh Solihin kerap membahayakan gawang Persija yang dikawal Reno Kurnia Saputra. Beruntung, pemain kelahiran 22 April 1994 itu masih cukup tangguh di bawah mistar. Skor kacamata bertahan hingga paruh babak.

Di babak kedua, Persitangsel yang tidak ingin kehilangan muka langsung mengambil inisiatif menyerang. Perlahan namun pasti tim kebanggaan masyarakat Tangerang Selatan itu mampu membuka skor terlebih dahulu.

Ketinggalan satu gol mental pasukan Blitz Tarigan mengendur. Di waktu sisa pertandingan, Reno harus memungut bola dua kali. Sementara itu, gol pelipur lara anak-anak muda Jakarta lahir di penghujung babak kedua lewat servis tendangan bebas. Hingga peluit panjang ditiup, skor 3-1 menandai akhir laga.

”Evaluasi kita dari ujicoba tersebut adalah bagaimana pemain nanti bisa mengontrol emosinya. Padahal di ujicoba tadi saya mau melihat kerja sama tim. Namun yang terjadi malah emosi pemain yang tidak bisa di control,” tutur Blitz Tarigan, Allenatore Persija U-21 selepas laga.

Sementara itu, Pelatih Kepala Persitangsel, Solihin menuturkan bahwa grafik permainan timnya menunjukkan hasil yang signifikan. Segala kesalahan yang ada di timnya secara perlahan sudah mampu diatasi para pemainnya di atas lapangan.

“Saya mencoba memotivasi ke pemain bahwa kita bisa bermain lebih baik dari lawan. Saya juga mengingatkan bahwa kesempatan di lapangan tidak akan datang dua kali. Jadi saya ingatkan ke pemain kalau ada kesempatan maka manfaatkan dengan baik,” tutup Solihin.

Penulis: Dewa
Editor: B-kam



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Go-Jek Traveloka Liga 1 - Season 2017

Top Scores PERSIJA

1. Luiz Junior (2 Gol)

2. Rudi Widodo (1 Gol)

3.

4.

Facebook

Terbaru