JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Sebuah Media Alternatif

JakOnline – Menarik sekali ketika kita membaca sebuah tulisan dari Kang Jalu tentang “Ketidakadilan untuk Tim Ibu Kota”. Sebuah tulisan yang menitik beratkan pada “Kenapa selalu berita “miring” yang disajikan media arus utama (elektronik maupun cetak) jika memberitakan Persija Jakarta maupun para supporternya, yakni Jakmania?”.

Hampir selalu menjadi perbincangan dikalangan Jakmania takala media memborbardir mereka dengan informasi-informasi negatif tentangnya. Jika ada satu kejadian buruk sekecil apapun, maka media akan menjadikan tersebut berita yang dibesar-besarkan seakan terjadi kejadian yang mencekam yang dibuat oleh supporter dari Jakarta. Inilah yang sering kali terjadi, meskipun dilain sisi telah kita lihat (meskipun sedikit) sudah banyak media yang mencirikan bahwa Jakmania mampu berbuat positif.

Lokasi Persija dan juga Jakmania yang berada di Jakarta membuat mereka harus berhadapan langsung dengan kantor-kantor media yang berpusat di Ibukota. Penempatan jurnalis yang memiliki kualitas tinggi dan juga sumber daya lain pendukungnya memudahkan pekerja media untuk membuat berita sekecil apapun, terlebih tentang sepak bola dan aktifitas para supporternya. Noda hitam yang kecil bisa menjadi besar, dan sesuatu yang baik walau besar sekalipun bisa menjadi tak terlihat. Begitulah kekuatan media dalam menciptakan berita.

“Bad news is a good news”, itulah sekiranya cara kerja yang dipakai oleh sebagian awak media jika ingin memberitakan tentang Persija dan juga Jakmania. Pengalaman telah banyak terjadi, bahwa hal-hal negatif lah yang sering kali masuk pemberitaan nasional.

Lantas kenapa kejadian-kejadian buruk yang terjadi pada tim lain dan juga supporternya kerap kali tidak masuk ke dalam berita nasional. Jawabnya ialah, apa yang terjadi di daerah belum tentu menjadi perhatian warga Ibukota atau kota-kota besar lainnya, sebaliknya apa yang terjadi di Ibukota sudah barang tentu menjadi perhatian bagi warga daerah dan kota lainnya. Karena Jakarta adalah cermin dari segala yang terjadi di daerah-daerah lainnya.

Dalam teori Jarum Hypodermik, media massa memiliki dampak yang kuat, terarah, segera dan langsung. Media ampuh memasukkan ide pada benak khalayaknya. Media arus utama telah mencipakan citra yang buruk kepada Persija dan juga Jakmania selama ini. Khalayak terus menerus diterpa tentang hal-hal buruk tentang mereka, sehingga dalam benak khalayak munculah persepsi bahwa Jak mania adalah komunitas yang kerap kali membuat onar di Ibukota.

Padahal, yang justru harus kita ingat ialah pendapat Brian McNair dalam bukunya Cultural Chaost: Journalist, News and Power in a Globalised World terkait pendapatnya tentang media. Ia menunjukkan bahwa berita yang tersaji di media merupakan realitas media tersebut, bukan realitas sungguhan yang terjadi di lapangan. Lebih jauh, realitas yang diciptakan media massa merupakan hasil ciptaan pekerja medianya, terkait tentang latar belakang, pendidikan dan juga pandangannya melihat sebuah kejadian yang terjadi di lapangan.

Dibalik serangan-serangan informasi negatif yang kerap kali mencitrakan Jak mania, saya kira beruntunglah mereka memiliki komunitas JakOnline yang selalu siap memberitakan sesuatu yang sesungguhnya terjadi dalam setiap kejadian-kejadian atau fakta-fakta yang melibatkan Persija dan juga Jakmania. Kehadiran JakOnline (JO) merupakan sebagai sebuah media alternatif, yakni sebuah media yang mampu memberitakan Persija dan Jak mania dari sudut pandang yang berbeda dari media arus utama lainnya.

Jika media arus utama lebih mengedepankan citra negatif maka JakOnline bekerja sebaliknya, selalu memberikan informasi-informasi positif baik tentang Persija maupun tentang Jak mania itu sendiri. Namun bukan berarti JO juga tidak berhak memberitakan sesuatu yang “buruk” yang kerap kali dilakukan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan pendukung Persija. Karena memberitakan peristiwa yang buruk, keadaan yang tidak pada tempatnya, dan ihwal yang menyalahi aturan: supaya berita buruk tidak berulang lagi dan keadaan berbuat baik serta menaati peraturan semakin tinggi.

Penulis : Ahmad Fauzie



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru