JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Satu Bintang Itu Berawal Dari Sini

Persija Juara Liga Indonesia 2001

Jakarta, 7 Oktober 2001 18:45
Disaksikan langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, tuan rumah Persija Jakarta akhirnya tampil sebagai juara kompetisi sepakbola Liga Bank Mandiri di 2001 di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Minggu.

Di pertandingan final yang berlangsung cukup menegangkan, terutama pada babak kedua, Persija mengalahkan juara bertahan PSM Makassar 3-2 (2-0).

Dua dari tiga gol kemenangan Persija, dicetak Bambang Pamungkas menit ke-43 dan 46, dan satu lagi oleh Imran tersebut dicetak oleh Imran Nuhumaruri menit ketiga.

Sementara dua gol balasan PSM dicetak Miro Baldo Bento dari titik penalti menit ke-63 dan Kurniawan Dwi Yulianto menit ke-77.

Mengawali pertandingan, Persija yang dijuluki “Macan Kemayoran” itu langsung mengambil inisiatif menyerang, sementara juara bertahan lebih banyak bertahan.

Ketika pertandingan baru berlangsung tiga menit, Persija langsung membuat kejutan dan unggul lebih dulu melalui gol Imran Nahumaruri.

Terciptanya gol Persija disebabkan oleh kesalahan kiper PSM Hendro Kartiko karena bola tendangan Bambang Pamungkas dari sisi kiri di luar kotak penalti lepas dari pegangan.

Akibatnya, Imran dengan tenang menyambut bola muntah dan memperdaya kiper nasional Hendro Kartiko.

Dedy Umarella pada menit ke-20 masuk menggantikan Imran Nahumaruri yang harus meninggalkan lapangan karena cedera.

Bambang Pamungkas hampir saja memperbesar keunggulan Persija pada menit ke-29 ketika menyambut tendangan bebas Lucian Leandro, tapi wasit menganulir gol tersebut karena Gendut Doni sudah berada dalam posisi offside.

Malah Bambang sempat ditandu keluar lapangan karena kaki Ortisan Salosa mendarat di mukanya saat berebut bola di depan gawang Hendro Kartiko.

Wasit Arismundar kemudian secara jeli melihat Bambang secara sengaja menjatuhkan diri di dalam kotak penalti, sehingga pemain penyerang tersebut diganjar kartu kuning.

Pada menit ke-43, Bambang Pamungkas akhirnya memperbesar keunggulan Persija menjadi 2-0.

Bambang yang melakukan serangan seorang diri dari sisi kanan lapangan, dengan ketrampilan tinggi mencetak gol melalui tendangan voli dengan kaki kiri yang menusuk ke gawang Hendro Kartiko.

Babak Kedua

Ketika pertandingan babak kedua baru berjalan sekitar dua menit, Bambang Pamungkas seperti ingin membuktikan diri sebagai striker nasional dengan mencetak gol kedua yang menjadi Persija memperbesar keunggulan 3-0.

Berawal dari serangan Gendut Doni dari sisi kanan kotak penalti, Bambang yang berdiri berdiri bebas tanpa kesulitan untuk memanfaatkan umpan Gendut.

PSM benar-benar mengalami nasib sial karena hanya berselang satu menit kemudian, tendangan Yuniarto Budi hanya membentur tiang gawan Mbeng Jean.

Sementara itu Kurniawan yang diharapkan menjadi ujung tombak PSM, sama sekali tidak berhasil memperlihatkan kemampuannya sebagai penyerang tim nasional.

Menit ke-63, PSM memperkecil ketinggalan menjadi 1-3 melalui gol Miro Baldo Bento dari titik penalti.

Hukuman penalti untuk PSM berawal dari pelanggaran oleh pemain belakang Persija Nuralim yang menjatuhkan Kurniawan yang menerobos masuk ke jantung pertahanan Persija.

Menit ke-73, Kurniawan mencetak gol kedua PSM, tapi gol Kurniawan yang menyambut bola mental dari kiper Mbeng Jean dianulir oleh wasit.

Menurut hakim garis, Kurniawan sudah berada dalam posisi off-side ketika Miro Baldo Bento melepaskan tendangan keras ke arah gawang Persija.

Keputusan yang sempat diptotes keras Kurniawan dan kapten PSM Carlos De Mello.

Baru menit ke-77, Kurniawan benar-benar mencetak gol kedua PSM untuk memperkecil ketinggalan menjadi 2-3 setelah melakukan serangan tajam ke sisi kiri gawang Mbeng Jean.

Dua menit menjelang pertandingan usai, Bambang Pamungkas hampir saja memperbesar keunggulan Persija, tapi tendangannya terlalu melebar di sisi kiri gawang Hendro Kartiko.

Meski lebih banyak mengambil inisiatif serangan pada menit-menit terakhir PSM gagal menyamakan kedudukan 3-2 untuk kemenangan Persija tetap tidak berubah sampai wasit menuip peluit tanda pertandingan usai.

PSM Makassar 2 vs 3 Persija Jakarta
Pencetak Gol: Miro Baldo Bento 63′ [p], Kurniawan 77′ (PSM)
Imran Nahumarury 3′, Bambang Pamungkas 43′, 46′
Wasit: Aris Munandar

PSM: Hendro Kartiko (GK), Ortisan Salossa, Rony Ririn, Syamsudin Batolla (40′, Yuniarto Budi),
Alexander Pulalo (60′, Rachman Usman), Carlos de Mello, Bima Sakti, Yosep Lewono,
Miro Baldo Bento , Kurniawan (85′, Iswadi).

Persija: Mbeng Jean (GK), Nuralim, Joko Kuspito, Antonio Claudio, Anang Maruf, Budiman,
Agus Suprianto, Luciano Leandro, Imran Nahumarury (35′, Dedi Umarella) (72′,Warsidi),
Gendut Doni (77′, Widodo C. Putra), Bambang Pamungkas.

Skuat Persija 2001 :

Kiper :

Mambolou Mbeng Jean (Kamerun)
M. Halim
Sofyan Hadi
Hendra Nazir

Belakang / Bek :

Nur’Alim
Antonio Claudio (Brazil)
Aris Indarto
Warsidi
Joko Kuspito
Hari Saputra

Tengah / Gelandang :

Anang Mar’uf
Waskhiatul Akmal
Luciano Leandro (Brazil)
Imran Nahumarury
Deddy Umarella
Agus Suprianto
Wahyu Teguh
Khair Rifo
Ebandha Themothe (Kamerun)

Depan / Striker :

Bambang Pamungkas
Gendut Doni C.
Widodo C. Putro
Budi Sudarsono
Robby Maryandi

Diolah dari berbagai sumber : 

the-jakmania.tripod.com (cikal bakal website JakOnline)
arsip-gatra.com,
forzapersija.blogspot.co.id,

Foto : ist



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru