JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Masih dan Tetap #TolakPersibMainDiJakarta

JakOnline – Bogor, Jumat (11/4/2014), peristiwa bersejarah bagi kalangan supporter di Indonesia sepertinya akan tertulis hari itu. Dimana Jakmania (Pendukung Persija Jakarta) dan Viking (Pendukung Persib Bandung) yang setelah sekian lama terlena didalam permusuhan akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kebencian yang sudah mendarah daging.

Sekedar mengingatkan, berikut beberapa point islah damai tersebut:

1. Saling menghormati antara suporter Persib dan Persija untuk melakukan hal yang dapat menimbulkan kebencian, konflik fisik, maupun tindakan anarkis lainnya dengan cara mengendalikan seluruh pendukung demi terwujudnya suasana kondusif dalam setiap pertandingan maupun di luar pertandingan, dimanapun lokasi pertandingan dilaksanakan khusus di wilayah Jabar dan lainnya.

2. Menghentikan pertikaian antara suporter Persib dan Persija di setiap pertandingan sepakbola antara Persib Bandung dan Persija Jakarta yang berlangsung di Wilayah Jawa Barat maupun DKI Jakarta dan wilayah lainnya.

3. Melaksanakan tugas bersama-sama antara kedua koordinator lapangan dan suporter dengan aparat keamanan dalam pengamanan kegiatan pertandingan sepakbola antara Persija dan Persib yang melibatkan pengarahan massa dari kedua belah pihak.

4. Secara proaktif akan membantu aparat keamanan dalam memelihara dan menjaga keamanan serta ketertiban, dengan mengoptimalkan koordinasi yang efektif antara suporter Persib dan Persija terkait pertandingan sepakbola, baik antara Persib dan Persija ataupun dengan kesebelasan lainnya serta kegiatan lainnya.

5. Dengan islah antara suporter Persib dan Persija kita tingkatkan hubungan silaturahmi dan persaudaraan guna meraih prestasi sepakbola.

6. Menaati seluruh ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, diantaranya mematuhi ketertiban lalu lintas, apabila terjadi pelanggaran, tindak pidana yang harus diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum, tidak akan mencampuri, mengintervensi yang dapat mengganggu proses penyidikan, penuntutan dan persidangan.

Tapi.. Perjanjian dinodai. Niat baik Jakmania bersilaturahmi ke Bandung sekaligus untuk mendampingi Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat disambut dengan hujan batu, pecahan kaca, dan tetesan-tetesan darah.

Hari Kamis, 08/05/2014, Jakmania di paksa putar balik di ruas tol cipularang KM66, tepat beberapa jam menjelang Persija bertanding.

Kecewa? Pasti.
Sakit hati? Jelas.
Dendam? Ada.
Islah damai? Persetan.

Ternyata semua hanya sebatas teori di atas kertas yang fakta nya 0 (nol) besar! Sekali lagi, Jakarta dikhianati.

Hari ini, jelang beberapa hari sebelum pertandingan puncak Piala Presiden yang mempertemukan Persib Bandung dan Sriwijaya FC Palembang yang rencananya akan di gelar di Jakarta, wacana damai digaungkan lagi. Mendadak banyak akun sosial media mereka yang menjadi bijak dengan gombalan-gombalan manis. Mereka seperti mengungkit kembali perihal islah damai yang sudah mereka rusak sendiri.

Perlakuan “istimewa” diberikan Kapolda Metro Jaya, yang langsung mendapat mandat dari Kapolri. Jajaran Kapolda dan petinggi daerah Jawa Barat pun terlibat, bahkan sekelas mentri ikut berkomentar mengenai helatan Final Piala Presiden. Status Siaga Satu diberikan untuk Jakarta, puluhan bahkan hingga ratusan ribu personil keamanan bersiaga, Pengawalan berlebihan pulang pergi, bahkan terakhir ada permintaan jalan tol Jakarta-Bandung ditutup, gila!

Tidak lupa, pihak kepolisan kembali mengeluarkan rayuan manis ketika merilis Final Piala Presiden di SUGBK. “Kami siap mengawal teman-teman Jakmania yang akan menonton di Bandung jika ada pertandingan Persija.” begitu pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian.

Tentu sebagai seorang lelaki, terlebih Jendral bintang 2 yang tersemat di pundaknya, kalimat yang sudah diucapkan haruslah ditepati. Tentunya ketika Persija menjalani partai tandang ke Bandung. Tidak perduli apakah beliau nantinya masih menjabat atau tidak, setidaknya korps Kepolisian harus ikut andil mewujudkan pernyataannya tersebut.

Ini adalah titik balik persatuan supporter Indonesia, kita harus menghargai tuan rumah, tolong izinkan kami hanya sekedar mau nonton bola, dan beberapa ocehan pencitraan lainnya mendadak membanjiri timeline twitter dan berbagai media sosial. Menurut mereka ocehan provokasi seperti #MakanyaMasukFinal, #InvasiGBK, #BirukanJakarta adalah perbuatan beberapa oknum. Apa? Oknum? Oknum kok banyak?

Dan Jakmania pun bersikap, Kami Menolak Persib Main Di Jakarta!
Bukan tanpa alasan, jelas kami menolak mereka yang selalu menyanyikan “The Jak anj*ng dibunuh saja” ketika mendukung Persibnya, bahkan ketika mereka tidak sedang melawan Persija. Jelas kami menolak mereka yang selalu bersikap manis ketika ada maunya. Jelas kami menolak mereka, karena Jakarta adalah rumah bagi tim yang sangat kami hormati setinggi tingginya, PERSIJA JAKARTA!

Sederhananya, seseorang ingin berkunjung ke rumah seseorang, tapi kedatangannya sudah ditolak, dan si tamu memaksa untuk tetap datang. Apa namanya kalau bukan menantang? Tolong jangan paksa kami, sejatinya kami juga sama seperti kalian, berharap tidak lagi ada korban berjatuhan di kedua belah pihak. Tapi bukan disini, dan tidak hari ini. Atau jika memang permusuhan abadi yang kalian inginkan, silahkan beli air mawar, dan berjanjilah di atas batu nisan sang panglima kalian.

Nasi sudah menjadi bubur, palu sudah diketuk, venue final piala presiden sudah di tetapkan akan di langsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang berdiri megah di atas tanah Jakarta. Bukan hak Jakmania memang untuk melarang penggunaan SUGBK, tetapi sebagai tuan rumah setidaknya Jakmania memiliki hak untuk menentukan sikap. Dan sampai hari ini, detik ini, sampai hari dimana para “tamu agung” ini datang, sikap kami masih sama, Jakarta akan tetap TOLAK PERSIB MAIN DI JAKARTA!!

Penulis : (Vicky/JO)



One Comment

  1. Avatar

    PramuajiAjay

    October 15, 2015 at 23:01

    Apapun dan bagaimanapun sikap yang kalian (kita) dengungkan, 1 hal yang pasti: mohon jangan bertindak anarkis dan mohon jangan membiarkan tindakan anarkis muncul.

    #RESPECT #SaJeTe

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru