JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

I’m not backpacker, I’m travelling fans

JakOnline – Sudah menjadi naluri dasar manusia untuk selalu mengeksplorasi tempat-tempat baru, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Rasanya tak ada penemuan America jika Columbus tak berkeliling dunia, tak ada catatan perjalanan Ibnu Batutah yang melegenda jika hanya berdiam di Maroko, ataupun tak ada yang tahu bagaimana ganasnya southpole jika tak ada orang nekat pergi kesana di tahun 1900an. Bepergian adalah proses, proses pencarian atas apa yang sesuatu diharapkan, contohnya Gold, Glory, and Gospel di era kolonialisme.

Backpacker secara kasar dapat diartikan orang yang bepergian dengan low budget ke satu tempat, hidup berinteraksi dengan lingkungan dan kearifan lokal. Jika berselancar di dunia maya akan banyak ditemukan blogger-blogger dari para pejalan, satu nama yang terkenal adalah trinity, Ia sudah menerbitkan beberapa buku catatannya mengelilingi dunia yang tentunya dengan pendekatan low budget.

Jauh sebelum booming istilah backpacker di Indonesia, sejatinya supporter sepakbola di Indonesia sudah melakukan apa yang backpacker lakukan saat ini. Pergi dari dari satu kota ke kota lain untuk mendukung tim kesayangan, dengan low budget atau kalau bisa zero budget seperti di era 90an. Tidur beralaskan banner bertuliskan panji-panji kebesaran, makan sebungkus nasi untuk banyak orang, bahkan mengamen atau melakukan apa saja agar bisa bertahan hidup di kota orang.

Berinteraksi dengan masyarakat lokal, hidup berhari-hari dengan warga sekitar, termasuk mencoba minuman lokal. Kesampingkan dulu faktor loyalitas, kecintaan, atau alasan “normatif” lainya yang menjadi alasan seorang supporter menjelajah ke tribun-tribun stadion lawan. Sesekali coba gunakan pendekatan as a traveler, ibaratkan tandang layaknya destinasi jalan-jalan. Yakinlah mendukung tim di luar kota menjadi satu kesenangan tersendiri. Berdesakan-desakan di kereta ekonomi, bus-bus bobrok yang suka mogok atau bahkan touring dengan sepeda motor ratusan kilometer. Selepas pertandingan berburu kuliner khas atau sekedar berburu oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Meminjam istilah pendukung Liverpool ketika menjelajahi benua biru, Travelling Kop maka ketika kalian mendukung tim kesayangan di kandang lawan, sebutlah diri anda sebagai travelling fans. Mendukung sekaligus berplesiran….here we goooooo!!!

Tulisan ini adalah serial travelogue, catatan-catatan selama melakukan tour tandang, enjoy it!

(bersambung)

Penulis : (Veranto-JO)



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru