JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Persija Itu Tim Besar

JakOnline – Persija adalah tim besar, raihan 10 gelar liga domestik menjadi bukti bahwa Macan Kemayoran bukanlah tim sembarangan di republik ini. Selain berkaca dari raihan gelar yang didapat, sebuah tim besar juga haruslah memiliki mental yang besar dari segi kematangan hingga manajemen tim yang baik.

Kisruh sepak bola dalam negeri yang terjadi beberapa tahun belakangan mau tidak mau memiliki efek terhadap tim-tim peserta liga, Persija salah satunya. Di sinilah karakter Persija sebagai tim besar tidak terlihat. Saya melihat Persija kini tidak ubahnya sebagai “tim obyekan”. Bagaimana tidak, sejak bergulirnya turnamen-turnamen musiman, praktis kita tidak melihat susunan tim yang tetap dari Persija. Dari mulai pelatih hingga susunan pemain.

Pertama dari pelatih, aneh rasanya untuk ukuran sebuah tim besar, berganti pelatih hanya dalam jangka waktu satu turnamen. Saya melihat penunjukan pelatih pada dua turnamen belakangan seperti sebuah panic buy jika saya boleh meminjam istilah dari luar. Daripada tidak ada yang melatih, ditunjuklah pelatih yang kira-kira bisa “diminta tolong” untuk menangani Persija hingga akhir turnamen. Urusan kontrak? Tentu detailnya manajemen yang ada dikoridor ini.

Sama seperti pelatih, begitu juga dengan pemilihan pemain. Terlepas dari beberapa nama yang memang sudah mantap akan membela Persija seperti Ismed Sofyan, Ramdani Lestaluhu, Andritani dan Amarzukih contohnya. Beberapa pemain lain yang dipilih bisa dikatakan sebagai pilihan terakhir, hingga akhirnya hanya membela Persija dalam waktu singkat yang pada akhirnya berujung pada kurang memuaskannya penampilan Persija pada turnamen yang diikuti.

Oke kita bisa beralasan hanya memiliki waktu singkat untuk persiapan dan sebagainya. Tapi semua itu harusnya tidak menimpa Persija sebagai tim besar yang seharusnya memiliki program jangka panjang, setidaknya untuk waktu satu tahun.

Sebagai tim besar, rasanya kita semua sepakat bahwa masih banyak yang harus dibenahi dari Persija untuk bisa kembali mapan dan stabil sebagaimana mestinya. Mulai kematangan tim, kedalaman skuad, kemantapan manajemen dan lain-lain. Memang butuh waktu untuk kembali melihat Persija bermain atraktif seperti dulu lagi. Performa Trio ABG, ketajaman seorang Pacho Kenmogne diawal bergabung, kelihaian Robertino Pugliara dilini tengah dan tangguhnya Fabiano Beltrame menjadi tembok dilini belakang mungkin bisa kita jadikan barometer untuk penampilan Persija dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Sebagai seorang suporter, kita tentu berharap agar klub ibukota bisa kembali disegani, kembali ditakuti, kembali ke tempat yang sebagaimana mestinya, yaitu di papan atas sepak bola Indonesia. Semoga dan Amin…

Penulis : (Abdillah-JO)



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru