JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Perekrutan Marquee Player Persija, Tepatkah???

MARQUEE PLAYER

JakOnline – Kepastian bergabungnya Bruno da Silva Lopes dengan status marquee player untuk Persija Jakarta menjawab teka-teki yang telah beredar selama beberapa minggu belakangan. Pemain asal Brazil tersebut secara resmi menjadi bagian dari skuad Macan Kemayoran lewat pengumuman yang dirilis oleh akun resmi twitter klub.

Setelah peresmian Bruno, kembali muncul pertanyaan selanjutnya. Siapa orang ini? PSSI pernah menyatakan bahwa marquee player adalah seorang pemain yang pernah merumput di tiga edisi terakhir Piala Dunia yakni 2006, 2010, dan 2014. Selain itu, kriteria lain untuk status seorang pemain marquee adalah yang pernah merumput di liga top Eropa seperti Liga Inggris, Italia, Jerman, Spanyol dan Portugal. Bruno memang tercatat membela Estoril pada ajang Europa League musim 2013/2014 dan 2014/2015, namun ia hanya sekali bermain selama 90 menit, yaitu ketika Estoril menjamu Slovan Liberec.

Untuk level internasional, jangankan berlaga di Piala Dunia dalam tiga gelaran terakhir, untuk merasakan caps bersama tim nasional senior Brazil pun belum pernah ia cicipi sama sekali. Setidaknya kondisi tersebut yang tercatat tentang track record pemain tersebut dari yang coba dirangkum, entahlah jika kemudian ada yang tidak atau lupa tercatat, mungkin iya mungkin juga tidak.

Perekrutaan marquee player untuk kompetisi Liga 1 ini dimaksudkan untuk membangkitkan animo masyarakat akan sepak bola dalam negeri dan membantu mengangkat performa klub dari segi bisnis. Akan tetapi jika melihat perekrutan Bruno, sepertinya pertimbangan itu dirasa kurang tepat. Mengapa? Karena sebelum ditetapkan peraturan marquee player digulirkan pun, animo sepak bola dalam negeri sudah termasuk salah satu yang tertinggi di Asia bahkan dunia.

Terlebih untuk tim sekelas Persija yang notabene memiliki basis massa yang termasuk besar di Indonesia, sehingga kehadiran Bruno sebagai seorang marquee player dinilai tidak begitu mempengaruhi banyak animo pendukungnya untuk datang ke stadion kecuali, pemain tersebut benar-benar seorang pemain bintang yang (pernah) menyandang nama di Eropa. Hal yang sama juga berlaku dari segi bisnis, nama Bruno sepertinya tidak terlalu ‘menjual’ untuk sekelas marquee player. dan tidak ada yang membedakan dirinya dengan pemain asing lain yang membela Persija Jakarta ketika direkrut. Entah jika manajemen memiliki persepektif yang berbeda.

Pertanyaannya, apakah cukup jika hanya merujuk pada jumlah caps di Europa League yang tidak lebih dari sepuluh kali? Selain itu juga, jeda waktu antara datangnya Bruno ke Jakarta, hingga diberikan kontrak oleh manajemen sangatlah singkat. Selasa tiba, Rabu latihan, Kamis dikontrak. Lantas apa pertimbangan pihak manajemen sehingga begitu yakin memberikan kontrak selama setahun kepada Bruno dengan opsi perpanjangan tiga tahun? Tiga tahun! Jika sudah begini, tentu kita berharap manajemen dan Bruno bisa membayar kepercayaan semua pihak, terutama kepercayaan para supporter yang tentu tidak ingin kecewa dengan keputusan ini.

Berikut catatan Bruno da Silva Lopes di Europa League bersama Estoril

vs Dinamo Moskwa : subs in, min ’73 (Away) 07/11/14
vs Panathinaikos : starter : subs out min ’46 (Home) 03/10/14
vs PSV : starter : subs out min ’73 (Away) 19/09/14
vs Slovan Liberec : 90 min (Home) 13/12/13
vs Sevilla : subs in, min ’83 (away) 29/11/13
vs Freiburg : subs in, min ’81 (away) 08/11/13
vs Freiburg : subs in, min ’89 (home) 25/10/13

Sementara tiga pertandingan Estoril lain di Europa League, Bruno hanya menghangatkan bangku cadangan dan tidak dimainkan satu menit pun. Sumber : socceraway.com

Penulis : (Abdillah-JO)
Foto : twitter.com/persija_jkt



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Go-Jek Traveloka Liga 1 - Season 2017

Top Scores PERSIJA

1. Luiz Junior (1 Gol)

2. Rudi Widodo (1 Gol)

3.

4.

Facebook

Terbaru