JakOnline Supporting PERSIJA Through Cyber World

Hikmah di Balik Pandemi

JakOnline – Pandemi COVID-19 memang membuat seisi dunia porak-poranda dari segala sisi. Tidak terkecuali sepak bola yang juga ikut terkena imbasnya. Penyebaran virus yang sedemikian cepat menyebar membuat kompetisi di berbagai dunia sempat terhenti. Tercatat hampir delapan bulan sudah Persija Jakarta tidak berlaga.

Namun ternyata, selalu ada hikmah di balik setiap awan gelap. Sempat terombang-ambing beberapa bulan tanpa hiburan sepak bola, perlahan tapi pasti pecinta sepak bola di Jakarta mulai menemukan “mainan” baru sebagai sarana pelepas penat: main bola.

Bukan sekadar bermain bola. Melainkan main berseragam lengkap di lapangan dengan kualitas rumput yang terbilang baik dan difoto layaknya pemain profesional. JakOnline agak telat terbawa tren ini karena jika ditelusuri ke belakang, tren ini sudah dimulai jauh sebelum kita mendengar virus bernama COVID-19.

Juli 2019, JakOnline pernah kedatangan Jakartans FC di siaran online. Teknisnya persis dengan apa yang beberapa bulan belakangan mulai menggeliat lagi. Harus diakui, selama pandemi, kebiasaan ini menyita perhatian lebih besar dari masyarakat sepak bola, khususnya di Jakarta.

Mulai dari komunitas hingga selebritas ibu kota, semua beramai-ramai ikut ambil bagian dalam tren ini. Dari segi ekonomi, fenomena ini menguntungkan beberapa pihak. Terutama para fotografer olahraga dan pemilik lapangan sepak bola.

Tidak jarang, para fotografer profesional memasang tarif untuk setiap pertandingannya. Meski hanya menangkap aksi-aksi pemain yang sebagian besar amatir, tidak demikian dengan hasil jepretannya. Dijamin, Anda akan terlihat seperti pemain profesional meski pada kenyataannya hanya berlari-lari mengejar bola.

Demikian pula dengan lapangan-lapangan sepak bola yang memang dibangun khusus untuk disewakan. Baik yang artifisial maupun rumput alami. Fenomena ini jelas menguntungkan bagi bisnis para pemilik lapangan tersebut karena akan semakin besar aliran uang yang masuk ke kas mereka.

Para pemilik lapangan ini memang berada dalam posisi dilematis. Di tengah pandemi yang masih jauh dari kata selesai, mereka tetap mendapatkan hikmah di balik ini semua. Setidaknya, ada roda ekonomi yang masih berputar meski tidak sekencang situasi normal.

Bukan tidak mungkin, fenomena ini akan terus berlanjut saat semua kembali normal. Jika memang ini hanya tren semata yang akan berhenti jika waktunya tiba, paling tidak publik menemukan sebuah konsep hiburan baru, yang di masa mendatang bisa lebih berkembang lagi.

Ini memang bukan tulisan aktual. Hanya sekadar dokumentasi yang kelak bisa berguna sebagai arsip sejarah di masa mendatang. JakOnline.

foto: sēkwəns



You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Log In

Top Skor PERSIJA Di Liga 1 2019

1. Marko Simic (1 Gol)

2.

3.

4.

5.

Instagram @JakOnline01

Facebook

Terbaru