Persija Artikel

Emas SEA Games 2023 Jadi Bukti Nyata Ucapan Thomas Doll

JakOnline – Roma tidak dibangun dalam semalam. Begitu pula membangun jalan menuju kemajuan sepakbola Indonesia. Pada 2018, PSSI meluncurkan Elite Pro Academy sebagai kompetisi usia muda yang berkelanjutan.


Memasuki tahun kelima, setidaknya hasil yang bisa dituai sudah mulai terlihat. Bermula dari keberhasilan Indonesia U16 menjuarai AFF U16 2022, setahun berselang giliran torehan emas SEA Games 2023 cabang sepakbola berhasil diraih.

Gelar dahaga yang sama dengan durasi pemerintahan Orde Baru itu pun terputus oleh para pemain yang sebagian besar meniti langkah dari Elite Pro Academy. Termasuk dua pemain Persija Jakarta, Rio Fahmi dan Muhammad Ferarri, yang merupakan produk asli binaan tim muda Persija.

Sepanjang turnamen, kematangan Rio dan Ferarri memang terlihat dalam beberapa keputusan. Peran keduanya termasuk krusial di pos masing-masing. Faktor-faktor tersebut, sedikit banyak tentu merupakan hasil dari pembinaan usia dini serta kesempatan bermain level senior.

Selama musim 2022/23 bergulir, Rio mengantongi 30 pertandingan dengan torehan satu gol dan dua assist. Sedangkan Ferarri, mengemas dua assist dari 23 penampilan.

“Mereka masih muda dan sangat menikmati bermain di depan puluhan ribu fans,” kata pelatih tim, Thomas Doll. “Ini adalah cara terbaik (memberi menit bermain) mempersiapkan diri jelang Piala Dunia.”

Pernyataan Doll tersebut mengarah kepada persiapan Indonesia jelang gelaran Piala Dunia U20 2023 yang akhirnya kita tahu seperti apa. Sejak kedatangannya ke tim ibu kota, mantan juru taktik Borussia Dortmund tersebut memang kerap memberi kesempatan bermain kepada para pemain muda.

Hasilnya, musim 2022/23 menjadi panggung bagi nama-nama seperti Dony Tri Pamungkas, Frenky Missa, dan Sandi Arta Samosir. Bahkan, saat para pemain ini dipanggil timnas, Persija sempat mengalami penampilan penurunan di liga.

Sementara itu, Mohamad Prapanca yang merupakan presiden klub, optimistis terhadap pengembangan pemain muda tanah air, khususnya Persija . Saat ini, tercatat Persija Soccer School memiliki 3 cabang yaitu di Sawangan, Cijantung, dan Pulomas.

“Rio dan Ferarri adalah produk dari program Persija Development,” kata Prapanca. “Setelah itu, mereka diberikan kepercayaan berupa menit bermain yang ideal bersama tim senior di Liga 1.

Mereka telah matang di kompetisi sehingga bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Persija akan terus konsisten membina para pemain muda.” abdi/jakonline

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X